Dalam dunia tiada orang yang tidak pernah mempunyai seorang teman, pasti dia memerlukan teman dalam hidupnya,mungkin ada daripada 100 orang cuma 2 atau 3 orang yang boleh 'move on " tanpa seorang teman,dan selebihnya adalah orang yang lebih senang mempunya seorang teman . Namun demikian, berhati - hatilah ketika memilih seorang teman , kerana teman yang baik akan mewarnai kehidupan anda menjadi pelangi yang merona di langit biru ,namun teman yang tidak baik akan menjadi warna hitam ketika langit berarak menjadi mendung .
Apabila anda sudah mengenalpasti teman atau sahabat yang sinonim dengannya , maka teman yang tadi itu adalah teman yang akan memberikan corak dalam kehidupan anda , kerana sifat seorang teman yang akan mewarnai dan mempengaruhi anda .( Al - Mushoohabatu tasriquth thobii'ah ) yang maksudnya persahabatan akan mencuri tabi'at . Oleh sebab itu Rasulullah s.a.w memerintahkan supaya seorang muslim tidak berteman dekat melainkan dengan orang yang bertakwa , dan Baginda melarang kita berteman dekat dengan orang - orang yang derhaka , pelaku dosa besar , orang munafik , dan kafir , kerana mereka ini tergolong dalam pelaku - pelaku yang melanggar hukum Allah SWT .
Rasulullah SAW bersabda
اَلرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ ( أبو داود: 4823 )
maksudnya :
seseorang akan mengikuti kebiasaan teman dekatnya , maka hendaklah seseorang dari antara kamu memilih siapa yang akan menjadi teman dekatnya.( Abu Dawud , no 4823 )
Jadi jelaslah TEMAN mempengaruhi kehidupan kita. Selain itu ber TEMAN lah kerana Allah SWT.
Ada satu kisah menarik sewaktu zaman Rasulullah SAW ini menceritakan tentang seorang yang berjiwa mulia iaitu Sa'ad bin A-Rabi'.
Abdurrahman bin Auf dipersaudarakan oleh Rasulullah SAW dengan seorang Ansar yang bernama Sa'ad bin Ar-Rabi'. Sa'ad bin Ar- Rabi' berkata kepada Abdurrahman bin Auf " Sungguh hartaku adalah yang paling banyak di antara orang - orang Ansar , sila lah hartaku dibahagi dua ( untukmu separuhnya ) , dan aku memiliki dua orang isteri lihatlah yang mana satu yang paling engkau sukai , dan sebutlah namanya , maka aku akan mentalaknya . Dan apabila sudah habis tempoh iddahnya maka kahwini lah dia . Abdurrahman bin Auf berkata semoga Allah memberkahi isteri dan hartamu . ( Al- Bukhori )
Alangkah mulianya Abdurrahman bin Auf kerana dia berteman dengan Sa'ad bin Ar -Rabi' kerana LILLAAH dan FILLAAH ( kerana dan untuk melaksanakn ketaatan kepada Allah swt ) ia tidak mengambil kesempatan atas kedermawanan sahabatnya itu .
Bergembiralah orang yang mendasari persahabatannya dengan landasan LILLAH dan FILLAH , karena Rasulullah saw telah bersabda:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِى ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ
إِلاَّ ظِلُّهُ: … وَرَجُلاَنِ تَحَابَا فِى اللهِ، اِجْتَمَعَا عَلَيْهِ
وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ … ( مسلم: 2377 )
“ Ada tujuh orang yang akan dinaungi Allah di bawah
naungan-Nya pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Nya [ pada
hari kiamat ] iaitu: … Dan dua orang yang saling mencintai karena Allah,
keduanya berkumpul dalam kecintaan kepada Allah dan keduanya berpisah
dalam kecintaan kepada Allah… “
(Muslim, no: 2377)
Konklusinya , teman itu ibarat layar dan kita adalah badan kapal , layar yang akan membawa haluan ke mana kapal akan pergi (jumrah2013) . Sebaik - baik teman kita separuhnya adalah peribadi darinya manakala separuhnya adalah peribadi kita , seburuk - buruk peribadi teman kita separuhnya adalah peribadinya dan separuhnya lagi adalah peribadi kita .
sekian... :)

No comments:
Post a Comment